Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan proyek terlihat tidak ada volume panjang dan lebar.

Papan proyek terlihat tidak ada volume panjang dan lebar.

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Proyek pemeliharaan jalan aspal (hotmix) yang berlokasi di Kampung Kebon Kosong RW 03, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu. Proyek yang dilaksanakan oleh CV Mandiri Putra Jaya Abadi itu kini menuai sorotan dari masyarakat dan awak media karena diduga mengurangi ketebalan lapisan aspal yang seharusnya.Minggu,(24/05/2026).

Yang lebih mengejutkan, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi dinilai tidak transparan lantaran tidak mencantumkan volume pekerjaan. Padahal, keterbukaan informasi proyek merupakan kewajiban agar masyarakat dapat melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah.

Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 tersebut tercatat memiliki nilai kontrak sebesar Rp99.650.000 dan disalurkan melalui Kecamatan Legok. Ironisnya, meskipun anggaran terbilang cukup besar, kualitas pekerjaan di lapangan justru memicu kecurigaan publik.

Dugaan pelanggaran mencuat setelah sejumlah awak media dan pemerhati pembangunan di wilayah tersebut menyoroti tipisnya lapisan hotmix yang digelar. Selain itu, agregat dasar yang seharusnya menjadi penunjang kekuatan dan ketahanan aspal diduga tidak dipasang secara maksimal. Beberapa warga juga menyebut ketebalan aspal terlihat jauh dari standar yang seharusnya.

Tidak hanya itu, pengawasan teknis di lokasi proyek juga dinilai lemah. Saat pekerjaan berlangsung, tidak terlihat adanya pengawasan ketat dari pihak terkait. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pelaksana proyek leluasa mengurangi kualitas maupun kuantitas material demi meraup keuntungan lebih besar.

Baca Juga :  Skandal Proyek Di Curug: Proyek U-ditch Asal Jadi Diduga Jadi Ajang Korupsi Berjamaah, Uang Rakyat Hampir Seratus Juta Terancam Raib

Pada bagian bawah papan informasi proyek bahkan tertulis kalimat:

“PROYEK INI DIBIAYAI DARI PAJAK YANG ANDA BAYAR”

Tulisan tersebut seakan menjadi pengingat bahwa setiap rupiah dalam proyek ini bersumber dari uang rakyat. Karena itu, pekerjaan seharusnya dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan ketentuan teknis yang berlaku, bukan justru diduga dijadikan ajang mencari keuntungan sepihak.

Awak media meminta pihak terkait, mulai dari pengawas kegiatan hingga instansi pemerintah Kabupaten Tangerang, segera turun langsung melakukan pengecekan ke lapangan. Jika dugaan tersebut terbukti benar, maka proyek yang dibiayai uang rakyat itu berpotensi merugikan masyarakat serta menurunkan kualitas pembangunan infrastruktur lingkungan.

Baca Juga :  Proyek U-Ditch Swakelola Desa Ranca Kalapa Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi dan K3

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kontraktor maupun instansi terkait di Kecamatan Legok. Diharapkan pihak pengawas kecamatan maupun dinas teknis segera melakukan evaluasi dan audit lapangan guna memastikan proyek tersebut benar-benar sesuai spesifikasi.

Masyarakat pun berharap pelaksanaan proyek pemerintah dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik, bukan justru menjadi celah terjadinya dugaan penyimpangan anggaran.

Berita Terkait

GNP Tipikor Minta Inspektorat Audit Proyek Pagar Makam Rp99 Juta di Kadu Jaya
Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong
GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok
Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan
Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub
CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul
Hotmix CV. Akhtar Aditta Putra Diduga Mark Up Anggaran dan Kurangi Ketebalan Aspal
LSM Harimau Soroti Proyek U-Ditch Cv Bintang Karya: Diduga Rugikan Uang Rakyat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:08 WIB

GNP Tipikor Minta Inspektorat Audit Proyek Pagar Makam Rp99 Juta di Kadu Jaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:22 WIB

Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:22 WIB

GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:33 WIB

Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:49 WIB

Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:46 WIB

CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:52 WIB

Hotmix CV. Akhtar Aditta Putra Diduga Mark Up Anggaran dan Kurangi Ketebalan Aspal

Berita Terbaru