Penyedia Material Mengeluh, Tanggung Jawab Proyek MBG Dipersoalkan

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Pembangunan gedung Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Kampung Rancagong, RT 03 RW 07, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, telah dinyatakan selesai. Namun di balik rampungnya pembangunan tersebut, tersisa persoalan serius berupa tunggakan pembayaran material bangunan kepada sejumlah toko penyedia.

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, hingga proyek dinyatakan selesai, masih terdapat utang pembelian material yang belum dilunasi. Kondisi ini memicu keluhan dari pihak penyedia material yang berharap adanya itikad baik dan penyelesaian tanggung jawab dari pihak terkait.

‎Sejumlah pihak menilai persoalan ini harus segera dituntaskan agar tidak menimbulkan dampak lanjutan, baik terhadap pelaku usaha lokal maupun terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap program MBG. Transparansi serta tanggung jawab dinilai menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan proyek yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

‎Salah satu pemilik toko material berinisial DW mengungkapkan, pada awal pelaksanaan proyek pembayaran sempat berjalan lancar selama dua hingga tiga hari. Namun setelah itu, pembayaran terhenti, sementara pengambilan material terus dilakukan untuk kebutuhan pembangunan dapur MBG.
‎DW menilai pihak dapur MBG terkesan lepas tanggung jawab dengan alasan bahwa pekerjaan pembangunan dilakukan oleh pihak kontraktor.

‎Lebih lanjut, DW menyampaikan bahwa dirinya telah empat kali melakukan pertemuan dengan pihak Yayasan Rasa Tunggal Nusantara guna mencari solusi. Pertemuan tersebut bahkan dihadiri Ketua RT dan Jaro setempat, namun tidak menghasilkan kejelasan penyelesaian.

‎“Sudah empat kali pertemuan, ada RT dan Jaro yang hadir. Tapi tidak ada satu pun poin penyelesaian. Semuanya malah tidak jelas,” ungkap DW dengan nada kecewa.

‎Saat dikonfirmasi di lokasi dapur MBG, awak media bertemu dengan PR, yang merupakan anak dari pengelola dapur MBG Yayasan Rasa Tunggal Nusantara. PR menjelaskan bahwa pihak yayasan sebelumnya bekerja sama dengan seorang kontraktor berinisial AN dalam pembangunan dapur MBG tersebut.
‎PR juga mengakui adanya kendala dalam proses pembayaran material.

‎Menurutnya, dari total dana yang diterima kontraktor sebesar 90 persen, progres pembangunan baru mencapai sekitar 60 persen, ditambah munculnya persoalan dengan pihak toko material.

‎“Awalnya kami bekerja sama dengan kontraktor, namun di tengah perjalanan terjadi kendala. Dana yang diterima sudah 90 persen, tetapi pembangunan baru 60 persen, ditambah masalah dengan material. Karena itu, kerja sama dengan kontraktor kami putuskan dan pembangunan kami ambil alih. Untuk pembayaran material, kami sudah menyambungkan pihak toko dengan pihak kontraktor,” ujar PR.

‎Namun demikian, pernyataan tersebut dinilai tidak serta-merta menghapus tanggung jawab pihak yayasan, mengingat material dikirim dan digunakan langsung untuk kepentingan dapur MBG yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Rasa Tunggal Nusantara.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun pihak penanggung jawab pembangunan gedung MBG terkait kepastian penyelesaian pembayaran tunggakan material tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Bangun Gedung Baru SDN Pamulang Barat: Dulu Terendam Banjir, Kini Jadi Sekolah Impian dan Megah

Berita Terkait

Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi, Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Aksi Pencurian Kabel Optik Terungkap, Dua Tersangka Diringkus Ditreskrimum Polda Banten
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Buruh Nasional, Tegaskan Komitmen Banten Aman
Groundbreaking Program Bedah Rumah RTLH, Polda Banten Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat
Dukung Indonesia ASRI, Polda Banten Bangun Jembatan dan Tanam 1.000 Pohon
Upaya Preventif Polda Banten Gelar Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam
Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat
Polda Banten Gelar KRYD Pengamanan BRI Super League di Banten International Stadium
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:06 WIB

Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi, Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:02 WIB

Aksi Pencurian Kabel Optik Terungkap, Dua Tersangka Diringkus Ditreskrimum Polda Banten

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:16 WIB

Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Buruh Nasional, Tegaskan Komitmen Banten Aman

Rabu, 29 April 2026 - 07:52 WIB

Groundbreaking Program Bedah Rumah RTLH, Polda Banten Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 19:47 WIB

Dukung Indonesia ASRI, Polda Banten Bangun Jembatan dan Tanam 1.000 Pohon

Minggu, 19 April 2026 - 15:26 WIB

Upaya Preventif Polda Banten Gelar Razia Gabungan Tempat Hiburan Malam

Kamis, 16 April 2026 - 23:35 WIB

Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 07:53 WIB

Polda Banten Gelar KRYD Pengamanan BRI Super League di Banten International Stadium

Berita Terbaru