BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Sejumlah aktivis di Kabupaten Tangerang tampak menghabiskan waktu dengan menikmati durian sambil berdiskusi santai di sebuah lapak durian di Jalan Raya Curug, tepatnya tidak jauh dari SPBU Gita Curug, Kamis (18/12/2025).
Salah satu aktivis, Rohim Matullah, SH., MH., MM, mengatakan bahwa lapak durian tersebut kerap menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi bersama rekan-rekannya. Menurutnya, lokasi tersebut dinilai nyaman dan mudah dijangkau, serta didukung oleh pelayanan pedagang yang ramah dan harga durian yang relatif terjangkau bagi masyarakat Curug, Legok, dan sekitarnya.
“Tempat ini cocok untuk bersantai sekaligus berdiskusi ringan. Kami cukup sering datang ke sini karena suasananya nyaman, pedagangnya ramah, dan harga duriannya masih terjangkau,” ujar Rohim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, selain untuk bersantai, lapak durian tersebut juga kerap dijadikan ruang diskusi untuk membahas berbagai isu sosial dan kondisi yang berkembang di wilayah Kabupaten Tangerang.
Hal senada disampaikan Erik Setiadi, SH, yang menyebut bahwa pertemuan malam tersebut lebih banyak membahas persoalan birokrasi pemerintahan di Kabupaten Tangerang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.
Menurut Erik, berdasarkan pengamatan dan pengalaman yang ada, masih ditemukan persoalan dalam praktik pelayanan publik. “Pemerintah pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat. Namun dalam praktiknya, kami melihat adanya kondisi yang berlawanan dengan prinsip tersebut, sehingga hal ini patut menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Dalam penutup diskusi, para aktivis berharap agar seluruh unsur pemerintahan kembali menyadari peran dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.
Penulis : Rudy_ara
Editor : Redaktur















