Lagi dan Lagi !! CV Sahabi Jaya Mandiri Disorot, Proyek Drainase Kecamatan Panongan Diduga Asal Jadi Tanpa Ampar Dasar

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID, Tangerang | Proyek pembangunan drainase di Kampung Ciakar RT 002 RW 005, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Sahabi Jaya Mandiri tersebut diduga tidak memenuhi standar teknis konstruksi, meskipun menelan anggaran sebesar Rp98.945.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang melalui Kecamatan Panongan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ditemukan bahwa pekerjaan drainase diduga dikerjakan tanpa menggunakan ampar dasar atau lapisan mortar setebal kurang lebih 5 cm. Padahal, ampar dasar merupakan komponen penting dalam konstruksi saluran air guna menjaga kestabilan struktur serta meningkatkan daya tahan bangunan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Ketiadaan lapisan dasar tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa pekerjaan tidak mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hal ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat proyek tersebut dibiayai oleh anggaran pemerintah yang seharusnya digunakan secara optimal, transparan, dan sesuai perencanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dari segi pelaksanaan di lapangan, pekerjaan terkesan dilakukan tanpa pengawasan teknis yang maksimal. Proses pemasangan material terlihat tidak melalui tahapan konstruksi yang semestinya, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan dini seperti retak, pergeseran struktur, hingga tidak berfungsinya drainase secara optimal.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Resmikan Program Ketahanan Pangan Hidroponik: Imam Sucipto Dukung Penuh Melon Hidroponik Curug Wetan

Dengan nilai anggaran yang mencapai hampir Rp100 juta, kualitas pekerjaan seharusnya menjadi prioritas utama. Namun, temuan di lapangan justru menunjukkan indikasi sebaliknya, yang berpotensi merugikan keuangan daerah serta masyarakat sebagai penerima manfaat.

Minimnya penerapan standar teknis dalam proyek ini juga menimbulkan dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan, baik dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Padahal, setiap proyek pembangunan yang bersumber dari APBD wajib melalui pengawasan ketat agar sesuai dengan spesifikasi dan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga :  Skandal Proyek Di Curug: Proyek U-ditch Asal Jadi Diduga Jadi Ajang Korupsi Berjamaah, Uang Rakyat Hampir Seratus Juta Terancam Raib

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Sahabi Jaya Mandiri maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Ketiadaan klarifikasi ini semakin memperkuat sorotan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek.

Diharapkan pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, agar pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut benar-benar berkualitas dan tidak merugikan masyarakat.

Berita Terkait

Tegur Aktivitas Matel, Dua Warga  Diduga Dikeroyok, Polisi Diminta Bertindak Tegas
LSM GNP Tipikor Soroti Proyek Paving Block Rp119 Juta di Legok, Diduga Abaikan K3 dan Keterbukaan Informasi
Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong
Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot
GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok
Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan
Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub
CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:36 WIB

LSM GNP Tipikor Soroti Proyek Paving Block Rp119 Juta di Legok, Diduga Abaikan K3 dan Keterbukaan Informasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:22 WIB

Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:22 WIB

GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:33 WIB

Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:49 WIB

Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:46 WIB

CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:52 WIB

Hotmix CV. Akhtar Aditta Putra Diduga Mark Up Anggaran dan Kurangi Ketebalan Aspal

Berita Terbaru