BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Proyek pembangunan saluran air (U-ditch) di Kampung Ranca Serdang, RW 04, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh CV Matahari Terbit Pagi dengan anggaran sebesar Rp98.935.000 dari Pemerintah Kecamatan Panongan ini diduga tidak memenuhi standar teknis pelaksanaan. Minggu (19/04/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan pemasangan U-ditch tetap dilakukan meskipun area proyek dalam kondisi tergenang air. Kondisi ini memicu pertanyaan serius terkait kualitas hasil pekerjaan, mengingat pemasangan seharusnya dilakukan di atas dasar yang kering dan stabil.
Lebih mencengangkan lagi, tidak terlihat adanya penggunaan alas dasar berupa mortar sebagai pondasi utama pemasangan U-ditch.
Padahal, komponen tersebut merupakan bagian penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan konstruksi.
Tak hanya itu, para pekerja di lapangan juga diduga mengabaikan aspek keselamatan kerja. Mereka terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar K3, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan mereka sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku hanya menjalankan perintah tanpa mengetahui secara pasti teknis pekerjaan maupun siapa penanggung jawab di lapangan. Ia menyebut hanya pernah mendengar nama pelaksana berinisial A, namun tidak pernah melihat sosok tersebut sejak proyek dimulai.
“Saya cuma kerja saja, Pak. Katanya pelaksana di lapangan Pak A, tapi dari awal sampai sekarang saya belum pernah lihat Pak A ke sini,” ujarnya.
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pelaksana lapangan berinisial A melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak memberikan respons, seolah memilih bungkam atas berbagai dugaan yang mencuat.
Situasi ini menimbulkan dugaan adanya lemahnya pengawasan serta tidak optimalnya pengendalian teknis dari pihak pelaksana proyek. Publik pun mulai mempertanyakan kualitas pekerjaan tersebut, mengingat proyek ini menggunakan anggaran pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Matahari Terbit Pagi maupun instansi terkait di Kecamatan Panongan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.















