Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas RKPD Jawa Barat 2025

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM, Bandung | Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan komitmen pada prioritas pemerataan pembangunan dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025.

“Pemerataan pembangunan merupakan fokus utama dalam RKPD 2025 yang telah disusun,” ujar Herman pada sebuah kesempatan di Bandung, hari Sabtu.

Dalam sebuah diskusi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat yang berlangsung di Kantor Bappeda Jabar, Bandung, pada hari Jumat (3/5), Herman menyampaikan kebutuhan akan pendekatan penganggaran yang lebih dinamis untuk mencapai pembangunan yang optimal.

“Ini akan memastikan RKPD berfungsi sebagai kerangka kerja penganggaran yang lebih fleksibel dan efektif,” tambahnya.

Ditambah lagi, Herman menggarisbawahi pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dan ambisi untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Provinsi Jawa Barat, menurut Herman, berpotensi menjadi pelopor dalam pencapaian ini.

Baca Juga :  Polsek Kawasan Sunda Kelapa: Pendidikan adalah Penyeimbang yang Hebat

Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Herman memaparkan strategi termasuk kolaborasi dengan 350 Perguruan Tinggi yang berada di bawah naungan LLDIKTI dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).

Lebih lanjut, pihaknya bertekad memperkuat kerja sama dengan Perguruan Tinggi di 27 kabupaten/kota se-Jabar melalui penandatanganan MoU untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang berdurasi empat bulan. Program ini diarahkan untuk menangani permasalahan konkret di masyarakat.

Baca Juga :  Dinilai Terapkan K3 Komprehensif, Puluhan Korporasi Raih Penghargaan ISEA 2023

Inisiatif-inisiatif ini menandai langkah Jawa Barat dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tapi juga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(wld)

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru