Peningkatan Signifikan Lalu Lintas di Jabotabek dan Jawa Barat Menjelang Libur Panjang

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu tol cileunyi.(ist)

Pintu tol cileunyi.(ist)

JABARINSIDE.COM, Jakarta | Jelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus tahun 2024, terjadi lonjakan volume kendaraan di tol Jabotabek dan Jawa Barat (Jabar). Berdasarkan data terkini, terjadi peningkatan sebesar 9,37 persen pada H-1, tanggal 8 Mei 2024, menjadikannya hari dengan mobilitas tinggi bagi pengguna jalan.

Panji Satriya, Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Jasamarga Metropolitan Tollroad, menyampaikan bahwa ada total 114.892 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui dua gerbang tol (GT), menandakan peningkatan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 105.052 kendaraan. “Kami telah mencatat adanya peningkatan jelang liburan kali ini dan siap meningkatkan layanan untuk mengakomodasi lonjakan tersebut,” ujar Panji di Jakarta, Kamis.

Baca Juga :  Waduh, Hasil Kongres Projo Dukung "Mr P"

Detil peningkatan tersebut mencakup, di GT Cengkareng sebesar 6,70 persen menjadi 84.939 kendaraan, berbanding 79.603 kendaraan pada hari normal. Sementara itu, GT Benda Utama mencatatkan kenaikan sebesar 17,70 persen menjadi 29.953 kendaraan dari lalu lintas normal sebanyak 25.449 kendaraan.

Wilayah Jawa Barat juga mengalami kenaikan lalu lintas. Sebanyak 134.903 kendaraan tercatat melintasi jalan tol ruas Padaleunyi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, mencatat peningkatan sebesar 2,45 persen dari 131.673 kendaraan pada situasi normal.

Baca Juga :  Mutasi Besar-Besaran Di Polda Banten, 9 Pejabat Utama Diganti

Kenaikan tersebut menandakan bahwa banyak warga memanfaatkan libur panjang untuk berbagai aktivitas, termasuk mudik dan wisata. Jasamarga Metropolitan Tollroad telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan tol selama periode sibuk ini. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati di jalan raya dan mengikuti arahan petugas untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan.(wld)

Berita Terkait

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka
Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang
Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Berita Terbaru