Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Pendemo Tolak Timnas Israel: Jujur Kami Bukan Tolak Pildun

Kamis, 30 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar demo di Patung Kuda Arjuna Wijaya tolak Israel ikut pertandingan sepakbola Piala Dunia U-20 Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2023. Desty Luthfiani/TEMPO

Ratusan massa Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar demo di Patung Kuda Arjuna Wijaya tolak Israel ikut pertandingan sepakbola Piala Dunia U-20 Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2023. Desty Luthfiani/TEMPO

JAKARTA – Koordinator Lapangan Aksi 203 Husein menilai Piala Dunia U-20 bakal menguntungkan Indonesia dari aspek ekonomi. Menurut dia, para pendemo yang menolak kedatangan tim nasional atau timnas Israel ke Indonesia sebenarnya tidak menolak perhelatan kejuaraan sepak bola dunia itu. 

“Sebenarnya jujur yang kami tolak bukan Piala Dunia U-20 nya yang saat ini Indonesia selaku tuan rumah, karena dari segi ekonomi dan posisi Indonesia di mata dunia serta lainnya, itu sangat menguntungkan,” kata dia saat dihubungi, Kamis, 30 Maret 2023. 

Baca Juga :  SMSI dan PT Naganaya Tandatangani Kerja Sama Konferensi 4.0 di JIEXPO

Dia merespons soal Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Kemarin Federation Internationale de Football Association (FIFA) resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah dengan pertimbangan keadaan saat ini. 

Menurut Husein, para pendemo memang menolak kedatangan timnas Israel bertandang ke Tanah Air, tapi bukan berarti tak menerima gelaran Piala Dunia U-20. Meski begitu, dia merasa bersyukur Piala Dunia U-20 batal digelar di Indonesia.“Dengan pembatalan ini, maka secara otomatis, kami hentikan semua tuntutan kami.

Baca Juga :  Kondisi Fasilitas Kesehatan di Garut Kembali Normal Pasca-Gempa

Sekali lagi kami bersyukur, Alhamdulillah ini semua adalah berkah, anugerah dan pertolongan dari Allah,” ujar Staf Ahli Sekretaris Umum DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) itu. 

Berita Terkait

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana
Pembuangan Limbah Diduga tidak Sesuai SOP, Warga Minta DLH Turun
Kolaborasi dengan Tim Prabu Kosong Delapan, Lapas Kuningan Siapkan Dapur MBG sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Kapolres Kebumen Raih Dua Penghargaan Nasional di Momen Isi Ulang Cinta
Kalapas Warungkiara Terima Penghargaan Predikat 1 untuk Penguatan Ketahanan Pangan
Pendekar Bar Rutin Berikan Santunan Anak Yatim dan Janda di Curug Sangereng
Komitmen FPII Membuka Diri dan Siap Kolaborasi dan Bangun Sinergitas Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional di Lapas Kelas I Sukamiskin
Kapolri: 46 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka Karhutla di Riau
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:23 WIB

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:40 WIB

Pembuangan Limbah Diduga tidak Sesuai SOP, Warga Minta DLH Turun

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:27 WIB

Kolaborasi dengan Tim Prabu Kosong Delapan, Lapas Kuningan Siapkan Dapur MBG sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:05 WIB

Kapolres Kebumen Raih Dua Penghargaan Nasional di Momen Isi Ulang Cinta

Kamis, 20 November 2025 - 09:11 WIB

Kalapas Warungkiara Terima Penghargaan Predikat 1 untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:57 WIB

Pendekar Bar Rutin Berikan Santunan Anak Yatim dan Janda di Curug Sangereng

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Komitmen FPII Membuka Diri dan Siap Kolaborasi dan Bangun Sinergitas Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional di Lapas Kelas I Sukamiskin

Jumat, 25 Juli 2025 - 12:57 WIB

Kapolri: 46 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka Karhutla di Riau

Berita Terbaru