Komitmen FPII Membuka Diri dan Siap Kolaborasi dan Bangun Sinergitas Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional di Lapas Kelas I Sukamiskin

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Bandung | Penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin ditekankan pada program pembinaan kemandirian yang berkontribusi pada ketahanan pangan, baik internal maupun nasional. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti budidaya tanaman (kangkung, melon) dengan sistem hidroponik dan penggunaan teknologi smart farming.

Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia Dra.Kasihhati didampingi Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Adv. Lilik Adi Gunawan,S.H.,anjangsana ke Lapas Kelas I Sukamiskin diterima langsung Kalapas Sukamiskin , Fajar Nurcahyono pada Rabu, (13/8/2025)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin Fajar Nur Cahyono resmi menjabat sebagai Kalapas Sukamiskin pada tanggal 23 Januari 2025, menggantikan Wachid Wibowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalapas Kelas I Sukamiskin Fajar Nur Cahyono menjelaskan pembinaan kepribadian diarahkan pada pembinaan mental dan watak agar bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Kemudian pembinaan kemandirian diarahkan kepada pembinaan bakat dan keterampilan agar warga binaan Pemasyarakatan dapat kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab,serta bisa merubah paradigma dimasyarakat ,bahwa bekas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga bisa menjadi lebih baik lagi.

“Hasil panen program ketahanan pangan warga binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak hanya memenuhi kebutuhan makanan di dalam lapas, tetapi juga berpotensi disalurkan ke masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi, seperti penerimaan negara bukan pajak.” kata Kalapas Kelas I Sukamiskin Fajar Nur Cahyono saat diwawancara awak media.

Baca Juga :  Siswi SMA di Bandung Terluka Usai Terseret Angkot di Jalan AH Nasution

Fajar meraparkan Lapas Kelas I Sukamiskin memanfaatkan lahan kosong untuk menanam sayuran seperti kangkung dengan sistem hidroponik. Selain itu, mereka juga berhasil membudidayakan melon menggunakan teknologi smart farming di greenhouse, dengan pengawasan otomatis suhu, kelembaban, dan nutrisi.

“Hasil panen memenuhi kebutuhan makanan di dalam lapas, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar.” jelas Fajar.

“Kami juga ikut mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional, Panen kangkung dan melon juga menjadi kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, terutama dengan potensi penyaluran hasil panen ke masyarakat.” imbuh orang nomor satu di Lapas Kelas I Sukamiskin.

” Tujuan Program ini mendidik dan memberdayakan warga binaan melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian, memberikan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka bebas.” jelas Fajar.

Program Ketahanan Pangan juga berdampak secara ekonomi,hasil panen melon yang dijual ke masyarakat menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Program Ketahanan Pangan di Lapas Kelas I Sukamiskin mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ombudsman Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat.

Program ketahanan pangan di Lapas Sukamiskin merupakan contoh nyata bagaimana pembinaan warga binaan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu bagi individu yang dibina dan bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat luas, bahkan berkontribusi pada perekonomian negara.

Dra. Kasihhati yang mengapresiasi pelaksanaan
program ketahanan pangan di Lapas Sukamiskin. Program Ketahanan pangan yang dilaksanakan merupakan contoh nyata bagaimana pembinaan warga binaan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu bagi individu yang dibina dan bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat luas, bahkan berkontribusi pada perekonomian negara.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, Pj. Bupati Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Raden Aria Wangsakara

Ka KPLP Lapas Kelas I Sukamiskin Prayogo Mubarak menjelaskan bengkel kerja antara lain :

Kegiatan percetakan buku register,Kegiatan budidaya jamur tiram, Kegiatan pertanian,Kegiatan pangkas rambut (Barbershop).

Sejarah Singkat Bengkel Kerja

Sejarah singkat berdirinya Bengkel Kerja di Lapas Kelas I Sukamiskin adalah sejak difungsikannya penjara Sukamiskin (Straaf Gevangernis Voor Intelectuelen) pada tahun 1924 dengan sebutan “Unit Percetakan”, sebagai salah satu bukti bahwa Soekarno (Mantan Presiden Republik Indonesia Pertama) pada tahun 1927 pernah mengoperasionalkan salah satu mesin cetak garis.

Dan berdasarkan S.K Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. J.H.I. 1091 tentang perubahan nomenklatur dari “Penjara Sukamiskin” menjadi “Lembaga Pemasyarakatan Khusus Dewasa Muda”.

Seiring dengan perubahan nama tersebut maka sebutan Unit Percetakan diganti dengan “Bengkel Kerja”.

“Adapun yang dimaksud dengan bengkel kerja adalah sarana pendidikan dan latihan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan sekaligus sebagai bekal hidup sehingga diharapkan dapat mandiri dan berguna bagi keluarga, masyarakat dan Negara.” jelas Prayogo Mubarok.

Bengkel Kerja juga berfungsi sebagai sarana kerja dimana warga binaan bekerja bukanlah dimaksud sekedar pengisi waktu saja, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kegiatan produktif.

Baca Juga :  Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas RKPD Jawa Barat 2025

Prinsip dasar sekaligus mencerminkan karakteristik bengkel kerja adalah:

  1. Kegiatan bengkel berorientasi kepada Treatment Oriented dan Profit Oriented.
  2. Dalam bengkel kerja WBP sebagai subjek yang dipilih secara selektif
  3. Pembinaan di bengkel kerja merupakan bagian daripada pembinaan warga binaan pada umumnya
  4. Usaha bengkel kerja berorientasi pada pasar.

Saat berkunjung ke Lapas Kelas I Sukamiskin Dra.Kasihhati bersama Adv.Lilik Adi Gunawan,S.H.,langsung didampingi Kalapas Kelas I Sukamiskin Fajar Nur Cahyono beserta Ka KPLP Lapas Kelas I Sukamiskin Prayogo Mubarak.

Pengawas Dewan Pers Independen (DPI) Adv.Lilik Adi Gunawan,S.H., memaparkan pentingnya dibangun kolaborasi dengan media pers, sehingga penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin yang ditekankan pada program pembinaan kepribadian dan kemandirian dapat diketahui masyarakat luas terutama mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.

Adv. Lilik Adi Gunawan,S.H.,yang juga menjabat Dewan Pakar Forum Pers Independent (FPII) kembali menekankan, dengan begitu banyaknya urusan pelayanan publik dilingkungan Lapas Kelas I Sukamiskin, kolaborasi dan sinergitas dengan media pers menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan.

“Komitmen Forum Pers Independent Indonesia (FPII) membuka diri dan siap berkolaborasi dan membangun sinergitas dengan Lapas Kelas I Sukamiskin.” pungkas Adv.Lilik Adi Gunawan, S.H., Founder Firna Kasihhati Law Firm pengacara muda Peradi Utama. (Tim/Red).

Sumber: Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII).

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Harumkan Nama Kecamatan, Atlet Pencak Silat Teluknaga Raih Prestasi di Kejurnas Kemenpora – Bumi Sukowati Championship
Hampir Setahun Menggantung, Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Durian Dinanti Masyarakat
Jumat Berkah, SPPG 1 Hanura Berbagi: Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat
Gerak Cepat Satgasus GNP-Tipikor Ungkap Fakta Koperasi Bersama Mandiri: Beroperasi Tanpa Legalitas Resmi?
Polsek Curug Gelar Apel Bersama Sabuk Kamtibmas dan LSM Harimau, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah
Dana BOS Diduga Dimanipulasi, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Diultimatum GNP-TIPIKOR Soal Pungli Berkedok Komite!
LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka
Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:20 WIB

Harumkan Nama Kecamatan, Atlet Pencak Silat Teluknaga Raih Prestasi di Kejurnas Kemenpora – Bumi Sukowati Championship

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:38 WIB

Hampir Setahun Menggantung, Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Durian Dinanti Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:21 WIB

Jumat Berkah, SPPG 1 Hanura Berbagi: Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:54 WIB

Gerak Cepat Satgasus GNP-Tipikor Ungkap Fakta Koperasi Bersama Mandiri: Beroperasi Tanpa Legalitas Resmi?

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21 WIB

Polsek Curug Gelar Apel Bersama Sabuk Kamtibmas dan LSM Harimau, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dana BOS Diduga Dimanipulasi, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Diultimatum GNP-TIPIKOR Soal Pungli Berkedok Komite!

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang

Berita Terbaru