BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Proyek pemasangan U-ditch yang berlokasi di RT 003 RW 001, Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Kegiatan yang dikerjakan secara swakelola oleh Pemerintah Desa Ranca Kalapa dengan nilai anggaran Rp97.958.000 tersebut diduga tidak sesuai dengan standar spesifikasi teknis, Kamis, (16/04/2026).
Berdasarkan hasil pantauan awak media di lokasi, proyek yang tengah berjalan itu memperlihatkan sejumlah kejanggalan. Pemasangan U-ditch diduga tidak menggunakan mortar atau amparan dasar setebal 5 cm sebagaimana ketentuan teknis. Selain itu, tidak terlihat adanya lapisan penutup atas menggunakan semen, yang seharusnya berfungsi memperkuat struktur dan menjaga ketahanan konstruksi.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa mengacu pada standar mutu yang berlaku. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi menurunkan kualitas bangunan serta merugikan keuangan negara, khususnya dalam pengelolaan anggaran desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya soal teknis, aspek keselamatan kerja juga menjadi sorotan. Di lokasi, para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm keselamatan. Padahal, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kewajiban dalam setiap kegiatan konstruksi guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Sebagai proyek yang dikelola secara swakelola oleh pemerintah desa, pelaksanaan kegiatan ini seharusnya tetap mengacu pada standar teknis serta berada dalam pengawasan yang optimal. Namun fakta di lapangan justru menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan dan tanggung jawab pihak pelaksana.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Ranca Kalapa maupun pelaksana kegiatan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.
Penulis : Ara
Editor : Redaktur















