BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | ATR/BPN Kabupaten Tangerang menerima audiensi masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam layanan pertanahan. Perwakilan warga menyerahkan bukti transfer dan percakapan digital yang diduga menunjukkan permintaan biaya oleh oknum pegawai.
Perwakilan warga, Erik Setiadi, menilai laporan ini sebagai dorongan bagi ATR/BPN untuk memperbaiki integritas pelayanan.
“Kami ingin memastikan pergantian kepala kantor membawa perubahan nyata,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Tangerang yang baru, Febri Effendi, menegaskan seluruh laporan akan ditindaklanjuti.
“Banyak hal yang harus segera dibenahi. Jika ditemukan pungli, sanksi tegas hingga mutasi akan dilakukan,” kata Febri.
Ia menargetkan perubahan signifikan sebelum Januari 2026 serta mengumumkan rencana digitalisasi layanan, termasuk akses informasi dan pengecekan berkas melalui barcode tanpa harus datang ke kantor.
Penulis : Red
Editor : Redaktur















