CV Kosambi Ceria Asih Diduga Mark‑Up Proyek SDN Curug 1 Dengan Anggaran Rp 472 Juta

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto papan anggaran proyek

Foto papan anggaran proyek

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Proyek penataan halaman dan pemagaran SDN Curug 1 yang menelan anggaran Rp 472.673.000 menuai sorotan publik. Proyek yang dikerjakan oleh CV Kosambi Ceria Asih ini diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), menggunakan material di bawah standar, hingga memunculkan dugaan mark‑up anggaran.

Pekerja Tanpa APD, K3 Diabaikan

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerja bekerja tanpa alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu proyek, dan rompi keselamatan. Area proyek pun tidak memiliki rambu peringatan atau pagar pengaman, menyalahi standar K3 yang seharusnya diterapkan dalam proyek pemerintah.

“Ini proyek pemerintah hampir setengah miliar rupiah, tapi keselamatan kerja diabaikan begitu saja,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (31/7/2025).

 Diduga Pakai Besi Banci

Selain persoalan keselamatan, kualitas material proyek juga dipertanyakan. Beberapa temuan nya:

Pondasi pagar terlihat dangkal dan tidak sesuai standar konstruksi.

Baca Juga :  Ibu Negara Iriana Joko Widodo Lakukan Kunjungan di Posyandu Asoka VII A Kota Makassar

Material seperti hebel dan pasir tampak berkualitas rendah.

Diduga menggunakan besi banci, yakni besi lebih tipis dari spesifikasi yang tercantum di RAB.

“Kalau besinya banci, pagar ini tidak akan bertahan lama. Padahal anggarannya hampir setengah miliar,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.

Minim Pengawasan, Dugaan Mark‑Up Menguat

Warga juga menyoroti minimnya pengawasan dari Dinas Pendidikan. Mereka mengaku jarang melihat pengawas proyek atau pejabat dinas hadir di lokasi untuk mengecek progres dan kualitas pekerjaan.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Baznas Gelar Khitanan Massal di Perbatasan

Kondisi ini memunculkan dugaan mark‑up anggaran, karena nilai proyek yang besar tidak sebanding dengan kualitas hasil di lapangan.

Desakan Audit dan Sanksi Tegas

Masyarakat dan aktivis agar pihak berwenang segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek ini, mulai dari kualitas material hingga penggunaan anggaran. Jika terbukti ada penyimpangan RAB atau mark‑up, warga berharap CV Kosambi Ceria Asih dan pihak terkait diberikan sanksi tegas demi menjaga transparansi penggunaan dana publik.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Diduga Asal Jadi! Proyek U-Ditch Rp98 Juta di Ranca Iyuh Dikerjakan Saat Tergenang Air, Pelaksana Lapangan Menghilang
CV. Purnama Cipta Lestari Disorot !! Proyek U-Ditch di Panongan Diduga Langgar RAB, Dikerjakan Asal Jadi
Proyek U-Ditch Swakelola Desa Ranca Kalapa Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi dan K3
Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat
Diduga Langgar Aturan! Proyek Galian PDAM di Ciakar Abaikan Keselamatan dan Andalalin
Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
‎Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Hotmix di Kp. Cadas Dikerjakan Saat Jalan Masih Basah
Proyek Hotmix di Sukabakti Tuai Apresiasi Warga, Akses Jalan Kini Lebih Lancar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:14 WIB

Diduga Asal Jadi! Proyek U-Ditch Rp98 Juta di Ranca Iyuh Dikerjakan Saat Tergenang Air, Pelaksana Lapangan Menghilang

Senin, 20 April 2026 - 10:05 WIB

CV. Purnama Cipta Lestari Disorot !! Proyek U-Ditch di Panongan Diduga Langgar RAB, Dikerjakan Asal Jadi

Jumat, 17 April 2026 - 00:14 WIB

Proyek U-Ditch Swakelola Desa Ranca Kalapa Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi dan K3

Kamis, 16 April 2026 - 23:35 WIB

Kapolda Banten Resmikan Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi, Wujudkan Akses dan Harapan Baru Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 13:38 WIB

Diduga Langgar Aturan! Proyek Galian PDAM di Ciakar Abaikan Keselamatan dan Andalalin

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:55 WIB

‎Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Hotmix di Kp. Cadas Dikerjakan Saat Jalan Masih Basah

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:32 WIB

Proyek Hotmix di Sukabakti Tuai Apresiasi Warga, Akses Jalan Kini Lebih Lancar

Berita Terbaru