Aliansi Masyarakat Bersatu: Unjuk Rasa Di SMAN 32 kabupaten Tangerang

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu menggelar aksi protes di depan SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Sabtu (12/7/2025), menuntut keadilan dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Massa menyuarakan kekecewaan atas dugaan praktik tidak adil dalam sistem zonasi dan seleksi yang berlaku.

Salah satu warga yang ikut aksi, Maria (38), menyatakan kekecewaannya karena anaknya tidak diterima di sekolah tersebut meski tinggal sangat dekat.

Baca Juga :  Respons Bencana Banjir, Benyamin Bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Maharta Tangsel

“Padahal rumah saya dekat dengan sekolah, sekitar 20 meter. Tapi justru yang rumahnya jauh bisa masuk,” ujar Maria dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap sekolah dapat lebih adil dan mempertimbangkan faktor jarak secara objektif dalam proses seleksi.

Baca Juga :  Pertalite Dihapus & Muncul Pertamax Green, Ini Alasannya

“Sebagai orang tua, saya ingin anak saya sekolah di SMA Negeri 32. Karena jarak rumah dekat banget ke sekolah, kalau ke swasta agak jauh jaraknya,” tambahnya.

Koordinator aksi Rohim mattulah , menyebutkan bahwa pihaknya menduga adanya manipulasi data domisili dan titipan dalam proses seleksi, yang menyebabkan anak-anak dari lingkungan sekitar sekolah justru tidak lolos. Ia meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Bedah Jalan Griya Loka Raya: Di Betonisasi hingga 4,2 Kilometer

Aksi berlangsung damai dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan TNI. Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari dinas pendidikan Provinsi Banten.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Penyedia Material Mengeluh, Tanggung Jawab Proyek MBG Dipersoalkan
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Aktivis Tangerang Berdiskusi Santai di Lapak Durian
ATR/BPN Kabupaten Tangerang Mendapat Kiriman Karangan Bunga Bernada Kritik Bentuk Rasa Kecewa Masyarakat Kabupaten Tangerang
Diduga Proyek Galian PDAM di Curug Belum Kantongi Izin, Pekerjaan Sudah 90% Namun Abaikan SOP, ANDALALIN, dan K3
Polsek Cisoka Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Puting Beliung di Solear
‎Polemik foodcourt Aryana Memuncak: PT Gama Soroti Alasan Alasan Kontrak Yang Dinilai Kontrak Berubah-Ubah
Diduga UD Rusli Nekat Produksi Limbah Plastik Tanpa IPAL dan AMDAL, Warga Teriak Minta Pemerintah Bertindak
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:15 WIB

Penyedia Material Mengeluh, Tanggung Jawab Proyek MBG Dipersoalkan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:39 WIB

Aktivis Tangerang Berdiskusi Santai di Lapak Durian

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:22 WIB

ATR/BPN Kabupaten Tangerang Mendapat Kiriman Karangan Bunga Bernada Kritik Bentuk Rasa Kecewa Masyarakat Kabupaten Tangerang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:55 WIB

Diduga Proyek Galian PDAM di Curug Belum Kantongi Izin, Pekerjaan Sudah 90% Namun Abaikan SOP, ANDALALIN, dan K3

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:00 WIB

Polsek Cisoka Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Puting Beliung di Solear

Kamis, 27 November 2025 - 15:48 WIB

‎Polemik foodcourt Aryana Memuncak: PT Gama Soroti Alasan Alasan Kontrak Yang Dinilai Kontrak Berubah-Ubah

Kamis, 27 November 2025 - 10:17 WIB

Diduga UD Rusli Nekat Produksi Limbah Plastik Tanpa IPAL dan AMDAL, Warga Teriak Minta Pemerintah Bertindak

Berita Terbaru

Dewan DPRD Kabupaten Tangerang

Perbaikan Rumah Roboh di Kampung Sentul Resmi Dimulai, DPRD Imam Sucipto Turun Langsung

Rabu, 15 Apr 2026 - 20:15 WIB