Bus Angkut 8 Orang Masuk Jurang dan Terbakar di Pesisir Barat, 3 Orang Meninggal Dunia

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID Lampung | Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu malam (11/12/2024).

Satu unit bus PO Putra Raflesia dengan nomor polisi BD 7089 AU jatuh ke jurang sedalam 70 meter dan terbakar, menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Kamis (12/12/2024).

“Tadi malam terjadi lakalantas tunggal satu unit bus terjatuh ke dalam jurang sedalam 70 meter dan terbakar, yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia,” ujarnya.

Korban tewas meliputi sopir bus bernama Muhammad Sofyan, serta dua penumpang, yaitu Dedi Aditya, warga Lebak Bulus, dan Karta Jaya Sitepu, warga Tambun Selatan.

Baca Juga :  Bankeu Dikucurkan per Desa RP 60 Juta, Begini Tanggapan APDESI Banten

Menurut informasi yang diterima, bus tersebut membawa delapan penumpang. Tiga korban tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit, sementara lima korban selamat sedang menjalani perawatan di Puskesmas Lemong.

“Korban tewas dibawa ke rumah sakit, sementara korban selamat menjalani perawatan di Puskesmas Lemong,” tambah Umi.

Baca Juga :  Truk Blong Rem Bermuatan Pasir Tabrak Tiang Listrik Bertegangan Tinggi Di Cibadak

Dalam video yang beredar, terlihat kondisi bus terbakar di dasar jurang, menyisakan kerusakan parah pada kendaraan.

Proses evakuasi berlangsung semalam untuk menyelamatkan korban dari lokasi kecelakaan yang sulit dijangkau.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana
Pembuangan Limbah Diduga tidak Sesuai SOP, Warga Minta DLH Turun
Kolaborasi dengan Tim Prabu Kosong Delapan, Lapas Kuningan Siapkan Dapur MBG sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Kapolres Kebumen Raih Dua Penghargaan Nasional di Momen Isi Ulang Cinta
Kalapas Warungkiara Terima Penghargaan Predikat 1 untuk Penguatan Ketahanan Pangan
Pendekar Bar Rutin Berikan Santunan Anak Yatim dan Janda di Curug Sangereng
Komitmen FPII Membuka Diri dan Siap Kolaborasi dan Bangun Sinergitas Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional di Lapas Kelas I Sukamiskin
Kapolri: 46 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka Karhutla di Riau
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:23 WIB

Berkunjung ke Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Penilaian Kasihhati Terhadap Program Pembinaan disana

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:40 WIB

Pembuangan Limbah Diduga tidak Sesuai SOP, Warga Minta DLH Turun

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:27 WIB

Kolaborasi dengan Tim Prabu Kosong Delapan, Lapas Kuningan Siapkan Dapur MBG sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:05 WIB

Kapolres Kebumen Raih Dua Penghargaan Nasional di Momen Isi Ulang Cinta

Kamis, 20 November 2025 - 09:11 WIB

Kalapas Warungkiara Terima Penghargaan Predikat 1 untuk Penguatan Ketahanan Pangan

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:57 WIB

Pendekar Bar Rutin Berikan Santunan Anak Yatim dan Janda di Curug Sangereng

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Komitmen FPII Membuka Diri dan Siap Kolaborasi dan Bangun Sinergitas Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional di Lapas Kelas I Sukamiskin

Jumat, 25 Juli 2025 - 12:57 WIB

Kapolri: 46 Orang Sudah Ditetapkan Tersangka Karhutla di Riau

Berita Terbaru

Insfrastruktur

Proyek Hotmik di Cisauk Dituding Asal Jadi, LSM Minta Evaluasi

Senin, 2 Mar 2026 - 21:53 WIB