Bawa Ratusan Karton Rokok Ilegal, Sebuah Truk Diamankan Ditreskrimsus Polda Banten di Pelabuhan Merak

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BERITABUANANEWS.ID Serang | Subdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Banten, bekerja sama dengan Bea Cukai Merak, berhasil mengamankan sebuah truk boks yang membawa ratusan karton rokok ilegal tanpa cukai. Rokok tersebut berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dan akan dikirimkan ke Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (08/11/2024). Truk tersebut diamankan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Direktur Reskrimsus Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana menjelaskan bahwa truk boks itu diamankan saat hendak menyeberang ke Pulau Sumatera. Truk dengan nomor polisi E 9163 HG ini diamankan setelah petugas menerima informasi mengenai penyelundupan barang ilegal yang akan dibawa ke Pulau Sumatera.

“Truk boks tersebut kami amankan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak, bersama petugas Bea Cukai Merak, pada Jumat kemarin,” kata Dirreskrimsus pada Sabtu (09/11).

Baca Juga :  Heboh! Razia Kendaraan Mendadak di Bandung, Pengendara Terkejut Tanpa Ada Peringatan!

Selanjutnya, Yudhis mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan truk tersebut, petugas menemukan 150 karton rokok tanpa cukai, masing-masing karton berisi 80 slop rokok merek Humer. Berdasarkan temuan tersebut, sopir beserta truk dan muatannya langsung dibawa ke kantor Bea Cukai Merak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Yudhis, didampingi oleh Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Dony Satria Wicaksono.

Baca Juga :  Kakorlantas Dorong Jajaran Gencarkan Program Polantas Menyapa & Senyum Polisi

Yudhis menegaskan bahwa penindakan terhadap penyelundupan rokok ilegal ini merupakan bagian dari tindak lanjut program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Untuk mengantisipasi terjadinya penyelundupan barang ilegal yang merugikan negara, pihak kepolisian akan terus gencar melakukan razia dan penegakan hukum.

“Dalam rangka mengantisipasi penyelundupan barang ilegal, kami dari Polda Banten akan terus gencar melakukan razia dan penegakan hukum bersama instansi terkait,” tutup Dirreskrimsus.(Bidhumas)


Berita Terkait

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Masyarakat Se-Indonesia Mengintruksikan, Bank BSI Cairkan Dana Rp10Triliun
Didanai APBD, Proyek U-Ditch di Desa Kadu Dipertanyakan Kualitasnya
Soroti Dugaan Pungli, DPP LIBAS Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang
Akhirnya Kepala ATR/BPN Kabupaten Tangerang Angkat Bicara, Setelah Masyarakat Hajar dengan Sindiran Karangan Bunga
ATR/BPN Kabupaten Tangerang Dipermalukan: Karangan Bunga Sindir Matinya SOP dan Rasa Keadilan
Mengenang Almarhum Buhari, Dalam Kondisi Sakit, Tetap Semangat Memimpin FPII Tolitoli
Presiden Prabowo Subianto Akan Berpidato Di Majelis Umum Ke-80 PBB: Urutan Ketiga Setelah Presiden Lula Dan Presiden Trump
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:13 WIB

Masyarakat Se-Indonesia Mengintruksikan, Bank BSI Cairkan Dana Rp10Triliun

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:37 WIB

Didanai APBD, Proyek U-Ditch di Desa Kadu Dipertanyakan Kualitasnya

Selasa, 11 November 2025 - 23:24 WIB

Soroti Dugaan Pungli, DPP LIBAS Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang

Selasa, 30 September 2025 - 15:13 WIB

Akhirnya Kepala ATR/BPN Kabupaten Tangerang Angkat Bicara, Setelah Masyarakat Hajar dengan Sindiran Karangan Bunga

Senin, 29 September 2025 - 15:29 WIB

ATR/BPN Kabupaten Tangerang Dipermalukan: Karangan Bunga Sindir Matinya SOP dan Rasa Keadilan

Sabtu, 27 September 2025 - 11:58 WIB

Mengenang Almarhum Buhari, Dalam Kondisi Sakit, Tetap Semangat Memimpin FPII Tolitoli

Selasa, 23 September 2025 - 12:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto Akan Berpidato Di Majelis Umum Ke-80 PBB: Urutan Ketiga Setelah Presiden Lula Dan Presiden Trump

Berita Terbaru