Didanai APBD, Proyek U-Ditch di Desa Kadu Dipertanyakan Kualitasnya

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | proyek pemasangan saluran air (U-ditch) yang berada di lokasi RT 02/02, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, diduga dikerjakan secara tidak profesional dan memunculkan tanda tanya besar terkait kualitas dan pengawasan pekerjaan. Temuan ini terungkap pada Sabtu (06/12/2025).

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, pemasangan U-ditch  nampak tidak menggunakan mortar serta ampar dasar sesuai standar teknis bangunan saluran air.

Kondisi tersebut sangat berpotensi melemahkan struktur, mengurangi daya dukung, dan memperpendek usia teknis saluran,memunculkan dugaan kuat rendahnya mutu material atau minimnya pengawasan kualitas.

Dari informasi yang dihimpun, proyek ini merupakan proyek APBD Kabupaten Tangerang melalui Kecamatan Curug, Kendati tujuan diturunkan nya anggaran tersebut adalah meningkatkan infrastruktur desa, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapan masyarakat.

Seorang pekerja di lokasi menyebut pelaksana lapangan bernama En menangani proyek tersebut. Namun saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak merespon,Minimnya tanggapan semakin menguatkan dugaan kurangnya profesionalitas dalam pelaksanaan proyek publik.

Baca Juga :  Sebar 5.000 Paket Sembako, NCS Polri Minta Masyarakat Lampung Gelorakan Pilkada Damai

Tidak adanya papan informasi publik di kedua titik proyek memunculkan dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Padahal, pelaksana proyek wajib menampilkan informasi terkait sumber anggaran, kontraktor, volume pekerjaan, nilai proyek, serta jangka waktu pelaksanaan agar masyarakat dapat mengawasi secara transparan.

Lebih memprihatinkan, para pekerja terlihat tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu safety, atau rompi standar. Kondisi ini menunjukkan rendahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta lemahnya kontrol dari pihak pelaksana maupun dinas terkait.

Baca Juga :  Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Saat awak media mendatangi lokasi pekerjaan, tidak ditemukan pengawas lapangan ataupun perwakilan pelaksana. Proyek berjalan tanpa kontrol, yang berpotensi menurunkan kualitas, mempercepat kerusakan fisik, serta tidak memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Rudy_Ara

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru