Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Satgas TNI Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal ke Malaysia

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANAMEWS.ID Nunukan | Satgas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad bersama Satgas Gabungan TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tiga calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Dermaga Bambangan, Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Penggagalan ini bermula dari laporan seorang buruh pelabuhan Bambangan, Kabupaten Nunukan, yang mencurigai adanya penumpang yang hendak masuk ke Tawau, Malaysia, melalui jalur Dermaga Bambangan.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Gabungan TNI segera melakukan pendalaman dan penindakan untuk mengamankan tiga orang calon PMI yang hendak melakukan perjalanan ke Malaysia secara ilegal.

Menurut keterangan yang diperoleh, ketiga calon PMI IY (38 Thn), LD (40 Thn) dan HN (30 Thn) mereka berangkat dari Kabupaten Pare-pare, Sulawesi Selatan, menggunakan kapal KM Thalia menuju Kabupaten Nunukan. Mereka berencana memasuki Tawau, Malaysia, melalui jalur mandiri dan telah dihubungi oleh seorang pria bernama Andrian yang berdomisili di Tawau. AD menjanjikan pekerjaan bagi mereka setibanya di Malaysia.

Baca Juga :  Razia Lalu Lintas di Kota Bogor Jaring Puluhan Pelanggar, Fokus pada Knalpot Tidak Standar

Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam menjaga perbatasan dan melindungi warga negara dari praktik ilegal.

“Kami terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya di jalur-jalur tidak resmi yang kerap digunakan oleh para pelaku penyelundupan. Penggagalan ini adalah hasil kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat setempat.” ujarnya.

Ketiga calon PMI tersebut saat ini telah dibawa oleh Tim Gabungan ke Kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kalimantan Utara untuk diproses lebih lanjut. Penindakan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam melindungi warga negara Indonesia dari praktik perdagangan manusia dan penyaluran tenaga kerja ilegal.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Pastikan Beasiswa untuk Siswa Kurang Mampu Selesai di Akhir Tahun

Kolaborasi antara Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Satgas Gabungan TNI, serta partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, menjadi kunci sukses dalam menggagalkan upaya ini. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur oleh tawaran kerja yang tidak jelas dan selalu memastikan proses keberangkatan melalui jalur resmi. (Armed 11)

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru