‎Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Jalan Hotmix di Kp. Cadas Dikerjakan Saat Jalan Masih Basah

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Pembangunan jalan hotmix di Kampung Cadas RW 04 menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi standar teknis. Terlihat dari lapisan hotmix yang digelar diduga terlalu tipis, sementara ketebalan yang seharusnya sekitar 4 cm. Jumat 06/03/2026

‎Selain itu, pekerjaan proyek tersebut juga dilakukan pada malam hari, saat kondisi jalan diketahui masih dalam keadaan basah karena hujan yang turun hampir sepanjang hari.

‎Salah satu warga setempat mengatakan bahwa pekerjaan pengaspalan dilakukan saat kondisi jalan belum benar-benar kering.

‎“Dikerjakan malam hari, Pak. Jalan juga masih basah karena dari siang hujan terus,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

‎Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan daya tahan jalan, karena pengaspalan hotmix pada permukaan yang masih basah dinilai tidak efektif dan berpotensi menyebabkan aspal tidak menempel dengan sempurna.

‎Jika benar pekerjaan dilakukan tidak sesuai standar teknis, hal ini dikhawatirkan dapat berdampak pada cepat rusaknya jalan dan merugikan masyarakat serta penggunaan anggaran.

‎seharusnya pihak terkait segera melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut, agar pekerjaan dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok

Berita Terkait

Tegur Aktivitas Matel, Dua Warga  Diduga Dikeroyok, Polisi Diminta Bertindak Tegas
LSM GNP Tipikor Soroti Proyek Paving Block Rp119 Juta di Legok, Diduga Abaikan K3 dan Keterbukaan Informasi
Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong
Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot
GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok
Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan
Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub
CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:41 WIB

Tegur Aktivitas Matel, Dua Warga  Diduga Dikeroyok, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:36 WIB

LSM GNP Tipikor Soroti Proyek Paving Block Rp119 Juta di Legok, Diduga Abaikan K3 dan Keterbukaan Informasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:22 WIB

Tidak Pernah Sepi Sorotan, Proyek Kecamatan Legok Diduga Sarat Penyimpangan‎: GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Ketebalan Aspal, CV Mandiri Putra Jaya Abadi Disorot

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:22 WIB

GNP Tipikor Siap Surati Inspektorat dan BPK Soal Proyek Paving Blok di Legok

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:33 WIB

Cueknya Camat Pagedangan Saat Dikonfirmasi: GNP TIPIKOR Siap Kirim Surat ke Inspektorat dan BPK untuk Seluruh Proyek di Pagedangan

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:49 WIB

Warga Cluster Mutiara Cukanggalih Apresiasi Pembangunan Saluran Air Aspirasi Dewan NasDem Yakub

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:46 WIB

CV Arimbi Mandiri Diduga Kerjakan Proyek U-Ditch Asal Jadi: Kualitas dan Transparansi Amburadul

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Masyarakat Desak APH Bertindak Tegas, Dua Warga Diduga Dikeroyok Matel

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:07 WIB