SPMB Banten 2025 Diwarnai Kontroversi: PII Desak Transparansi dan Perpanjangan Masa Pendaftaran

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID | Serang – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026 di Provinsi Banten menuai kontroversi karena dinilai tidak transparan. Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Banten menyoroti proses seleksi yang dilakukan secara daring ini, terutama pada jalur domisili dan prestasi.

Menurut Ketua Umum PW PII Banten, Royhan, proses seleksi yang tidak transparan ini sangat bertolak belakang dengan visi misi Gubernur Banten, Andra Soni, yang menginginkan partisipasi publik dalam kebijakan dan transparansi untuk mencegah penyelewengan.

“Kami mendesak Gubernur Banten untuk mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten jika tidak bisa transparan dalam proses seleksi SPMB,” tegas Royhan dalam keterangannya pada Kamis (19/6/2025).

PII juga meminta agar masa pendaftaran SPMB 2025 diperpanjang untuk membuka transparansi pada seluruh proses seleksi, termasuk pemeringkatan dan data-data calon siswa. Mereka menilai bahwa proses seleksi kali ini sangat cacat dan melenceng dari visi misi Gubernur Banten.

Sementara itu, Dindikbud Banten menyatakan bahwa ketertutupan proses seleksi merupakan bagian dari sistem keamanan dan efisiensi pelaksanaan SPMB. Namun, PII menilai bahwa alasan ini tidak cukup untuk menutup proses seleksi dari publik.

Baca Juga :  Panen Jagung Sukses! Sinergi Polri dan Masyarakat Meningkatkan Ketahanan Pangan

“Pemerintah Daerah seharusnya lebih terbuka dan transparan dalam proses seleksi SPMB,” kata Royhan. “Kami akan terus mengawal jalannya SPMB ini dan meminta Dindikbud Provinsi Banten bekerja secara terbuka.”

Kontroversi SPMB Banten 2025 juga menyoroti tentang minimnya jarak waktu antara penetapan Petunjuk Teknis (Juknis) dan pembukaan pendaftaran. Juknis pelaksanaan SPMB 2025/2026 baru ditandatangani Gubernur Banten pada 28 Mei 2025, hanya berselang kurang dari sebulan sebelum pendaftaran dibuka pada 16 Juni 2025.

Hal ini dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB, yang menyebutkan bahwa Juknis seharusnya ditetapkan paling lambat dua bulan sebelum pengumuman pendaftaran.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Bahas Khusus Sinkronisasi Rencana Pembangunan dengan Bappenas

PII menilai bahwa minimnya jarak waktu antara penetapan Juknis dan pembukaan pendaftaran berdampak pada kurangnya sosialisasi kepada masyarakat serta menyebabkan kebingungan dalam memahami alur seleksi.

Dengan demikian, PII mendesak Gubernur Banten untuk mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam proses seleksi SPMB. Mereka juga meminta agar Dindikbud Banten lebih terbuka dan responsif terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

CV Kosambi Ceria Asih Diduga Mark‑Up Proyek SDN Curug 1 Dengan Anggaran Rp 472 Juta
PKBM AL-ATQIA Curug Gelar Acara Perpisahan: Ratusan Siswa Rayakan Kelulusan Penuh Haru dan Semangat
SMA Neg 11 Pinrang Fasilitasi Kegiatan Jurnalis Yang Di Gelar FPII Korwil Pinrang.
Beri Materi di MPLS SMA Labschool, Kadiv Humas Berikan Motivasi Hadapi Bonus Demografi
Aliansi Masyarakat Bersatu: Unjuk Rasa Di SMAN 32 kabupaten Tangerang
Baru di Bagun Sudah Amblas, Pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV Berpotensi Menelan Korban Jiwa.
Sekcam Curug Hadiri Kegiatan Sosialisasi SPMB SMAN 32 dan Apresiasi Program Sekolah Gratis untuk Swasta: Langkah Maju bagi Pendidikan di Kecamatan Curug
Siswa-siswi TK Mutiara Ibu Berbagi Takjil, Menanamkan Nilai Kepedulian dan Berbagi
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:41 WIB

CV Kosambi Ceria Asih Diduga Mark‑Up Proyek SDN Curug 1 Dengan Anggaran Rp 472 Juta

Minggu, 27 Juli 2025 - 23:09 WIB

PKBM AL-ATQIA Curug Gelar Acara Perpisahan: Ratusan Siswa Rayakan Kelulusan Penuh Haru dan Semangat

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:24 WIB

SMA Neg 11 Pinrang Fasilitasi Kegiatan Jurnalis Yang Di Gelar FPII Korwil Pinrang.

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:42 WIB

Beri Materi di MPLS SMA Labschool, Kadiv Humas Berikan Motivasi Hadapi Bonus Demografi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 19:50 WIB

Aliansi Masyarakat Bersatu: Unjuk Rasa Di SMAN 32 kabupaten Tangerang

Jumat, 20 Juni 2025 - 13:36 WIB

SPMB Banten 2025 Diwarnai Kontroversi: PII Desak Transparansi dan Perpanjangan Masa Pendaftaran

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:09 WIB

Baru di Bagun Sudah Amblas, Pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV Berpotensi Menelan Korban Jiwa.

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:31 WIB

Sekcam Curug Hadiri Kegiatan Sosialisasi SPMB SMAN 32 dan Apresiasi Program Sekolah Gratis untuk Swasta: Langkah Maju bagi Pendidikan di Kecamatan Curug

Berita Terbaru