Warga Sukajaya Punduh Menanti Pemkab Pesawaran Perbaiki Jembatan yang Ambruk

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID Pesawaran | Warga Desa Sukajaya Kecamatan Punduh Kabupaten Pesawaran masih menanti tindakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran untuk memperbaiki jembatan yang ambruk terkena banjir beberapa waktu lalu.

Jembatan tersebut merupakan jalur alternatif menuju desa Maja untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi hasil pertanian.

Baca Juga :  49 Persen Putra Asli Terbaik Papua Siap Menuju Gerbang Prajurit Sejati

Dengan adanya jalan yang berlum diperbaiki Kondisi jembatan yang rusak ini telah mengganggu mobilitas warga RT 2 RW 2 tepatnya di Jln Pematang Awi yang disebut dengan Jembatan pelangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap pemerintah segera merespons dan memperbaiki jembatan ini. Akses kami sangat terganggu, dan banyak yang terdampak, terutama petani,” ungkap Parman salah seorang warga setempat.

Baca Juga :  RT Yono Lakukan Tindakan Tak Menyenangkan Terhadap Gadis Remaja

Saat awak Media ke lokasi, terlihat ada dinas PU yang sedang mengukur kerusakan Jembatan, namun saat ditanya dirinya tidak bisa memastikan jembatan tersebut untuk diperbaiki. 

Baca Juga :  Pastikan Kesiapan Pengamanan Pilkada Berjalan Lancar, Polda Lampung Gelar Latpraops Mantap Praja

“Saya hanya disuruh mengukur,” singkat dinas PU Selasa (08/10/2024).

Pemerintah setempat belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana perbaikan. Warga pun berharap agar suara mereka didengar dan tindakan nyata segera diambil untuk mengatasi masalah ini.(Virdian/Red).

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru