Cegah DBD Pasca-Longsor, Petugas Gabungan Lakukan Fogging di Bojongpicung

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JABARINSIDE.COM, Cianjur | Petugas Gabungan Tanggap Darurat (TDB) pergerakan tanah di Desa Jatiasari, Kecamatan Bojongpicung, mengambil langkah cepat dengan melakukan fogging di sejumlah perkampungan, sebagai respons terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD) yang dialami oleh salah satu warga setempat. Warga tersebut saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cianjur setelah didiagnosis positif DBD, yang ditandai dengan demam tinggi dan kemunculan bintik merah di seluruh tubuh.

Koordinator Lapangan TDB pergerakan tanah Bojongpicung, Herman, pada hari Kamis, mengungkapkan bahwa tindakan tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran DBD di antara warga. “Kami bekerja sama dengan petugas gabungan untuk melakukan fogging di tiga kampung, yakni Pasir Cinde, Sukajadi, dan Kampung Jatisari,” ujar Herman. Ia menambahkan bahwa sejak dua hari terakhir, upaya pemberantasan sarang nyamuk juga telah dilakukan melalui kegiatan gotong royong, membersihkan benda-benda yang bisa menjadi sarang nyamuk, dan mengubur genangan air yang tersisa akibat longsor dan pergerakan tanah.

Baca Juga :  Yogyakarta Siap Menyambut Tour of Kemala 2025: Meningkatkan Kunjungan Wisatawan dan Okupansi Hotel

Selain itu, Herman menyatakan bahwa upaya untuk mencegah longsor dan pergerakan tanah lebih lanjut telah berhasil diselesaikan. Ia mengharapkan tidak ada hujan deras lagi yang dapat memicu pergerakan tanah susulan. “Kami juga sudah menyelesaikan pekerjaan penutupan patahan dan hari ini, fogging telah kami lakukan dengan melibatkan sejumlah alat serta relawan dari PMI Cianjur,” tuturnya.

Dengan rencana pengungsi diizinkan kembali ke rumah mereka pada 12 Mei, sesuai dengan rekomendasi dari Badan Geologi dan BMKG, Herman bersama petugas gabungan akan melakukan evaluasi akhir. Mereka ingin memastikan bahwa perkampungan sudah layak huni pasca-TDB, termasuk memastikan tidak ada permasalahan baru, seperti DBD, yang mengemuka ketika warga kembali ke rumah.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gresik dan Guru Besar UINSA sepakat Datangkan Motivator Nasional Ketut Abid Halimi

“Kami juga telah meminta kepada warga untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon keras di tebing yang rawan longsor, sebagai salah satu upaya pencegahan longsor di kemudian hari,” tambah Herman, menandai keseriusan dalam penanganan sejumlah masalah yang dihadapi warga Desa Jatiasari.(wld)

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Heboh! Sexy Dancer di Trenz Executive Club Jadi Sorotan, Izin Dipertanyakan

Kamis, 23 Apr 2026 - 18:26 WIB