Menanggapi Informasi Dugaan Keributan Terkait Penarikan Mobil, Ini Penjelasan Kapolsek Pasar Kemis

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Menanggapi informasi yang beredar terkait adanya dugaan keributan saat proses penarikan kendaraan di wilayah Pasar Kemis, Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah ditangani dengan cepat oleh personel kepolisian dan situasi berhasil dikendalikan dalam keadaan aman serta kondusif.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 12.00 WIB, setelah Polsek Pasar Kemis menerima laporan melalui layanan 110 mengenai adanya perselisihan di depan KFC Kutajaya, Pasar Kemis. Perselisihan itu bermula saat sebuah mobil Honda CR-V yang ditumpangi seorang pria bernama Rizki hendak ditarik oleh pihak debt collector.

Baca Juga :  Dewan DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKS Imam Sucipto Hadiri RKPD Kecamatan Curug: Tekankan Sinkronisasi Usulan Desa dan Kebijakan Daerah

Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Pasar Kemis yakni Bipka Dede bersama Brigadir Nando langsung mendatangi lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Di lokasi, petugas segera menenangkan kedua belah pihak dan mengimbau agar tidak menimbulkan keributan di tempat umum yang dapat mengganggu masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencegah konflik berlanjut, kedua pihak kemudian diarahkan ke Mapolsek Pasar Kemis untuk dilakukan mediasi. Dalam proses mediasi, pihak debt collector tetap bersikukuh ingin menarik kendaraan dengan alasan telah mengantongi keputusan dari pengadilan. Sementara itu, Rizki menolak penarikan tersebut karena mengaku hanya sebagai penerima gadai kendaraan dari seseorang bernama Deni dengan nilai sebesar Rp150 juta.

Baca Juga :  Heboh! Sexy Dancer di Trenz Executive Club Jadi Sorotan, Izin Dipertanyakan

AKP Humaedi, S.H. menjelaskan bahwa pihak kepolisian dalam hal ini berupaya menjaga situasi tetap kondusif dan tidak memperkeruh persoalan perdata yang sedang berlangsung di antara kedua belah pihak.

“Personel kami hadir untuk menjaga keamanan wilayah dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Dalam persoalan ini kami mengedepankan mediasi agar tidak terjadi tindakan yang dapat menimbulkan keributan di tengah masyarakat,” ujar AKP Humaedi.

Baca Juga :  Disambut Hangat Warga Palasari: Gubernur Banten Janjikan Betonisasi Jalan

Karena mediasi tidak menemukan titik temu, pihak kepolisian akhirnya mengambil langkah preventif dengan menegaskan agar tidak ada tindakan penarikan kendaraan di lokasi maupun di Mapolsek demi menjaga situasi tetap aman. Setelah diberikan pemahaman, pihak debt collector meninggalkan Mapolsek, disusul Rizki yang kembali membawa kendaraan tersebut.

Hingga kegiatan selesai, situasi di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Sumber Berita : Presidium forum pers independen Indonesia (FPII)

Berita Terkait

Dugaan Aroma Mafia Tanah Menyengat: SHM Warga Dikesampingkan, Massa Geruduk Paramount Petals
Lagi dan Lagi !! CV Sahabi Jaya Mandiri Disorot, Proyek Drainase Kecamatan Panongan Diduga Asal Jadi Tanpa Ampar Dasar
CV Sahabi Jaya Mandiri Diduga Markup Anggaran, Kualitas Proyek Ikut Dipertanyakan
Heboh! Sexy Dancer di Trenz Executive Club Jadi Sorotan, Izin Dipertanyakan
Proyek U-Ditch Swakelola Desa Ranca Kalapa Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi dan K3
Perbaikan Rumah Roboh di Kampung Sentul Resmi Dimulai, DPRD Imam Sucipto Turun Langsung
Warga Ajukan Petisi, Minta Ketua RW 04 Curug Wetan Dipertahankan
Diduga Langgar Aturan! Proyek Galian PDAM di Ciakar Abaikan Keselamatan dan Andalalin
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:53 WIB

Dugaan Aroma Mafia Tanah Menyengat: SHM Warga Dikesampingkan, Massa Geruduk Paramount Petals

Rabu, 29 April 2026 - 10:23 WIB

Lagi dan Lagi !! CV Sahabi Jaya Mandiri Disorot, Proyek Drainase Kecamatan Panongan Diduga Asal Jadi Tanpa Ampar Dasar

Rabu, 29 April 2026 - 10:19 WIB

CV Sahabi Jaya Mandiri Diduga Markup Anggaran, Kualitas Proyek Ikut Dipertanyakan

Kamis, 23 April 2026 - 18:26 WIB

Heboh! Sexy Dancer di Trenz Executive Club Jadi Sorotan, Izin Dipertanyakan

Jumat, 17 April 2026 - 00:14 WIB

Proyek U-Ditch Swakelola Desa Ranca Kalapa Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi dan K3

Rabu, 15 April 2026 - 20:15 WIB

Perbaikan Rumah Roboh di Kampung Sentul Resmi Dimulai, DPRD Imam Sucipto Turun Langsung

Senin, 13 April 2026 - 21:16 WIB

Warga Ajukan Petisi, Minta Ketua RW 04 Curug Wetan Dipertahankan

Sabtu, 11 April 2026 - 13:38 WIB

Diduga Langgar Aturan! Proyek Galian PDAM di Ciakar Abaikan Keselamatan dan Andalalin

Berita Terbaru