Pemprov Jabar Bahas Khusus Sinkronisasi Rencana Pembangunan dengan Bappenas

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM, Bandung | Dalam upaya meningkatkan sinkronisasi rencana pembangunan jangka menengah dan panjang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) baru-baru ini meminta pembahasan khusus dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pembahasan ini terutama terkait dengan perencanaan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dan penyesuaiannya dalam rencana pembangunan Jabar yang harus disusun pada 2025.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menyampaikan kebutuhan sinkronisasi tersebut saat berbicara di Gedung Sate, Bandung. “Kami mengharapkan adanya pembahasan khusus dengan Bappenas tentang detail implementasi rencana ini, agar pelaksanaannya di masa depan tidak bertentangan dengan peraturan yang ada,” ujar Bey.

Baca Juga :  Diduga Lelang Tanah Fiktif, BRI Tanjung Jabung Barat Cabang Tungkal Diduga Tipu Pemenang Lelang

Pada pertemuan yang akan melibatkan Bappenas, diharapkan diadakan sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang juga mengundang DPRD Jabar dan kementerian terkait. Harapannya adalah untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait dengan rencana pembangunan tersebut.

Rencana aglomerasi DKJ merupakan salah satu topik utama dalam diskusi tersebut, yang melibatkan sejumlah kota/kabupaten dari tiga provinsi yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Aglomerasi ini bertujuan untuk harmonisasi wilayah penyangga ibu kota, dengan fokus utama adalah penanganan bersama terhadap berbagai masalah, termasuk bencana banjir.

Selain itu, sinkronisasi program pemerintah pusat terkait program makan gratis yang menjadi bagian dari program unggulan presiden dan wapres terpilih Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, juga akan dibahas.

Baca Juga :  Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Bey menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait dengan implementasi berbagai program tersebut. “Kami akan menyesuaikan segala sesuatunya berdasarkan arahan dari pusat untuk memastikan tidak ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya,” tutup Bey.

Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memastikan efektivitas implementasi rencana pembangunan yang saling terkait antar daerah dan dengan rencana pembangunan pusat.(wld)

Berita Terkait

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa
Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:10 WIB

Apa Kata Penasehat Hukum Kurnia Panji Pamekas Terkait Tuntunan Unjuk Rasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:51 WIB

Pengaruh Budaya Organisasi Pembelajar terhadap Kualitas Pengambilan Keputusan dalam Pendidikan

Berita Terbaru