Diamnya Camat Curug: Dugaan Bancakan Anggaran Kian Menyengat

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID,Tangerang | Aroma dugaan penyimpangan pembangunan di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, semakin menyengat. Proyek infrastruktur yang mestinya membawa manfaat bagi masyarakat justru disorot lantaran diduga dikerjakan asal-asalan, penuh markup, dan jauh dari spesifikasi teknis.Selasa (23/09/2025)

Namun ironisnya, Camat Curug, memilih bungkam. Saat sejumlah wartawan mencoba meminta klarifikasi melalui pesan WhatsApp, tidak ada respons sama sekali. Diam seribu bahasa ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi.

“Sebagai pejabat publik, seharusnya camat transparan terhadap informasi. Kalau bungkam, ini menandakan ada masalah serius. Media punya kewajiban melakukan kontrol sosial, bukan malah diperlakukan seperti musuh,” tegas salah satu perwakilan jurnalis yang kecewa dengan sikap camat.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan Masnur, Ketua DPC LSM Harimau. Ia mengaku sudah melayangkan surat klarifikasi resmi tertanggal 17 September 2025 kepada Camat Curug terkait dugaan penyimpangan proyek pembangunan di Curug. Namun, hingga kini tidak ada satu pun jawaban.

“Surat resmi sudah kami kirim, tapi tidak ada respon. Diamnya camat ini justru memperkuat dugaan adanya permainan busuk. Kalau tidak ada masalah, kenapa harus sembunyi? Jangan jadikan jabatan sebagai tameng untuk melindungi kontraktor nakal. Kalau dalam waktu dekat tidak ada penjelasan, kami siap bawa persoalan ini ke Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).”Ujar Masnur dengan nada keras.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersama Baznas Gelar Khitanan Massal di Perbatasan
Foto tanda terima dari kecamatan

Media dan LSM menilai dugaan bancakan anggaran ini bukan hal sepele. Indikasi pengurangan kualitas material, ketebalan hotmix yang tidak sesuai standar, hingga nilai kontrak yang tidak sebanding dengan hasil di lapangan, harus segera diaudit secara menyeluruh.

Baca Juga :  Sekcam Curug Hadiri Kegiatan Sosialisasi SPMB SMAN 32 dan Apresiasi Program Sekolah Gratis untuk Swasta: Langkah Maju bagi Pendidikan di Kecamatan Curug

“Diam bukan solusi. Transparansi adalah kewajiban pejabat publik. Kalau memang proyek dikerjakan sesuai aturan, buka data dan buktikan. Tapi kalau terus bungkam, publik pantas menduga ada kongkalikong dalam pembangunan di Curug,” sambung Masnur.

Kini, sorotan tertuju pada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan aparat penegak hukum. Apakah mereka berani turun tangan membongkar dugaan bancakan anggaran di Kecamatan Curug, atau justru membiarkan persoalan ini mengendap tanpa kejelasan?

Hingga berita ini diterbitkan pihak Kecamatan Curug belum memberikan keterangan resmi.

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Hampir Setahun Menggantung, Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Durian Dinanti Masyarakat
Jumat Berkah, SPPG 1 Hanura Berbagi: Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat
LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka
Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang
Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Penyedia Material Mengeluh, Tanggung Jawab Proyek MBG Dipersoalkan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:38 WIB

Hampir Setahun Menggantung, Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Durian Dinanti Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:21 WIB

Jumat Berkah, SPPG 1 Hanura Berbagi: Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:15 WIB

Penyedia Material Mengeluh, Tanggung Jawab Proyek MBG Dipersoalkan

Berita Terbaru