Energi Baru dan Terbarukan Alternatif Ramah Lingkungan

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITABUANANEWS.ID Lampung | Apriyan Sucipto SH MH, seorang Pemerhati Sosial Politik Hukum dan Lingkungan Hidup menyampaikan beberapa penjelasan adanya Energi baru dan terbarukan sebagai alternatif yang memiliki sifat ramah terhadap lingkungan.

Ia menjelaskan Energi baru dan terbarukan merupakan pengelolaan energi dan proses alam yang berkelanjutan yang dijadikan sebagai energi alternatif serta bersifat ramah lingkungan sehingga berkontribusi dalam mengatasi pemanasan global dan mengurangi emisi karbon dioksida.

Menurutnya? Perbedaan antara energi baru dan energi terbarukan terletak pada sifatnya. Energi baru adalah sumber energi yang belum dikembangkan secara luas di masa lalu, sementara energi terbarukan adalah sumber energi yang diperbaharui secara alami dan tidak akan habis dalam jangka waktu yang lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Contoh Energi Terbarukan

  1. Biofuel.
    Biofuel atau bahan bakar hayati adalah sumber energi terbarukan berupa bahan bakar (baik padat, cair, dan gas) yang dihasilkan dari bahan-bahan organik.
  2. Biomassa.
  3. Panas Bumi.
  4. Air.
  5. Angin.
  6. Matahari.
  7. Gelombang Laut.
  8. Pasang Surut.
Baca Juga :  Cianjur Beraksi, Bupati Herman Suherman Pimpin Pemberantasan Pungli di Objek Wisata

Energi yang Tak Terbarukan
Energi tak terbarukan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, energi nuklir, dan shale oil.

Energi terbarukan dihasilkan dari sumber daya alam yang berkelanjutan dan diperbarui secara berkala. Sumber daya ini meliputi matahari, angin, air, dan panas bumi. Di sisi lain, energi tak terbarukan dihasilkan dari sumber daya terbatas yang pada akhirnya akan habis.

Sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya, angin, hidro, dan biomassa, umumnya jauh lebih ramah lingkungan daripada sumber energi fosil. Mereka menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada emisi gas rumah kaca atau polutan udara lainnya saat digunakan untuk menghasilkan energi.

Sumber daya terbarukan tidak dapat habis seiring waktu. Sumber daya tak terbarukan akan habis seiring waktu . Sumber daya terbarukan meliputi sinar matahari, air, angin, dan juga sumber daya panas bumi seperti mata air panas dan fumarol. Sumber daya tak terbarukan meliputi bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi.

Baca Juga :  Mengenang Almarhum Buhari, Dalam Kondisi Sakit, Tetap Semangat Memimpin FPII Tolitoli

Kaliandra Merah salah satu Energi Terbarukan

Bahwa tanaman Kaliandra Merah memiliki potensi yang cukup tinggi untuk dikembangkan sebagai sumber energi alternatif. satu kilogram kayu Kaliandra Merah memiliki kadar kalori sebesar 4.200 kilo kalori, sedangkan bila diarangkan dapat menembus 7.000 kilo kalori.

“Kadar kalori ini setara dengan kadar kalori batu bara kualitas medium. Akan tetapi, api yang dihasilkan lebih stabil sehingga sangat potensial sebagai bioenergi,”ujarnya.

Kaliandra sendiri, sebenarnya bukan barang baru dalam dunia pertanian. Jenis tanaman ini dikenal sebagai tanaman konservasi yang dapat tumbuh di lahan marginal (lahan tidak produktif). Selain potensi sebagai bioenergi, Kaliandra Merah secara bertahap juga dapat menyuburkan tanah dan juga berfungsi mengontrol laju erosi.

Oleh karena itulah, tengah berupaya untuk terus mengembangkan jenis tanaman yang satu ini. Utamanya adalah sebagai bioenergi dan sumber energi alternatif. dalam hal ini mencoba akan mengkonversikan 10 persen kebutuhan energinya dari biofuel melalui Kaliandra sebagai sumber energi terbarukan,”

Pemanfaatan tanaman Kaliandra Merah tidak hanya pada kayunya saja, di bidang peternakan, daun Kaliandra rupanya juga sangat bagus sebagai diversifikasi sumber pakan ternak selain rumput. Selain itu, daun Kaliandra juga baik untuk bahan baku pupuk karena kandungan proteinnya yang tinggi. Bunga kaliandra berguna bagi peternak madu dari lebah jenis trigona atau biasa disebut galo-galo di daerah Minangkabau.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan 27 Ruas Jalan di Provinsi NTT

Menyadari betapa kayanya manfaat dari tanaman ini, maka saya menyarankan Kepada Bapak Gubernur Prov Lampung dan Bupati serta Walikota serta masyarakat untuk turut serta memproduksi bibit kaliandra dalam program Ramah Bumi dan Lingkungan.

Bagi mahasiswa dan pelajar bisa dilibatkan dalam proses riset produksi bibit tanaman semak berbunga yang masuk dalam suku tanaman Fabaceae atau polong-polongan ini.

“Kita harapkan bioenergi tercipta, masyarakat berperan aktif di sana, industri terbantu, carbon release bisa ditekan, lingkungan terjaga, pendidikan vokasi makin jaya,”tutup bung Apri dalam menjelaskan singkat dan harapannya agar di Pemerintah Provinsi Lampung mengembangkan bibit Kaliandra Merah menjadi program ramah tamah dan lingkungan.(Asen/Red/PI).

Berita Terkait

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka
Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang
Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang
Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu
Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa
Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan
Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung Segera Gelar Aksi Terkait Jalan Rusak Parah di Ruas Kedondong Pardasuka

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kereta Ekonomi PSO Daop 7 Madiun Ramai Dipakai, Tarif Murah Jadi Magnet Penumpang

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48 WIB

Masyarakat Desa Rancagong Meminta Perlindungan dan Kepastian Hukum Ke ATR/BPN Kab. Tangerang

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Serahkan Santunan Anak Yatim-Piatu

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Peringatan HUT FPII Korwil Majalengka, Beri Santunan Yatim dan Kaum dhuafa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:25 WIB

Papan Proyek Dicopot, Kualitas Diragukan, K3 Diabaikan: Proyek CV Yani Putra Daon Diduga Sarat Permainan

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:29 WIB

Kejari Sidrap Salut Dan Apresiasi Kegiatan Aksi Kemanusiaan Lewat Bakti Sosial Yang Digelar FPII Setwil Sulsel

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:18 WIB

Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto, Baru Tiga Bulan Jadi Kepala BNN Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp5 Triliun

Berita Terbaru